Week 9 UAS Flashcards Preview

CB: Agama > Week 9 UAS > Flashcards

Flashcards in Week 9 UAS Deck (5)
Loading flashcards...
1

Pengertian sekularisme?

kata sekuler berarti duniawi, kebendaan atau bukan bersifat kerohanian atau kebendaan. sekularisme kontras atau beroposisi dengan istilah religius, agama dan yang rohaniah-spiritual. Oleh sebab itu sekularisme adalah paham yang bernuansa duniawi belaka.

2

Tantangan utama sekularisme bagi penganut agama?

Tantangan utama sekularisme bagi penganut agama tampak jelas di dalam berbagai bentuk godaan-godaan duniawi yang sangat kuat bagi umat beragama. Godaan dari gaya hidup, pola sikap dan tindakan para penganut agama semakin jauh dari nilai-nilai kebajikan religius yang ada pada agama.

3

Contoh godaan dalam sekularisme?

1. Godaan kekuasaan
2. Godaan materi
3. Godaan seks

4

Cara mengatasi dampak negatif sekularisme?

1. bertindak bijak rasional
Seseorang akan hidup tenang dan bahagia jika ia bertindak menurut rasionya; ia akan menguasai nafsu-nafsunya dan mengendalikan diri secara sempurna sehingga dapat mencapai kebebasan sejati dan tidak tunduk / terbelenggu dibawah kuasa tekanan insting-insting rendahan.
2. beriman teguh kepada Tuhan
Orang yang bijak tidak mencari kebahagiaan di dalam daya tarik duniawi yang sesaat dan mnyesatkan dirinya. Namun kebahagiaan rohani seseorang yang bijak diarahkan secara absolut pada nilai-nilai religius-spiritual yang abadi. Dalam konteks ini yaitu pentingnya beriman dan mendekatkan diri pada Tuhan.
3. menjaga satu sama lain
Sebagai orang-orang yang beriman kepada Tuhan, kita perlu bekerja sama untuk melawan berbagai godaan yang dibawa oleh pengaruh sekularisme itu. Kita perlu peduli pada kebaikan sesama dan tidak menjerumuskan sesama ke dalam godaan-godaan duniawi itu.

5

Apa yang dimaksud dengan Pengendalian Diri menuju cinta dan solidaritas pad sesama?

Mengendalikan diri merupakan usaha untuk menahan diri agar kita tidak terjatuh lagi ke dalam godaan-godaan duniawi yang menyesatkan dan berusaha mengatasi kecenderungan instingtif kita yang berpotensi merusakkan perkembangan diri kita menuju kebaikan sebagai manusia yang religius-spiritual.

Mengendalikan diri mengandaikan adanya usaha secara kritis dan sadar untuk selalu mengantisipasi godaan-godaan agar kita tidak terjatuh ke dalam pengaruh jahat yang merusak diri.