Week 1 Flashcards Preview

CB: Agama > Week 1 > Flashcards

Flashcards in Week 1 Deck (6)
Loading flashcards...
1

Pengertian Agama?

Agama merupakan pengakuan atau tanggapan manusia terhadap adanya kekuatan supranatural, kekuatan adikodrati yang melebihi segala realitas yang ada. Agama merupakan hal yang hakiki dalam kehidupan orang beriman kepada Tuhan. Agama memberikan orientasi/visi dasar bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku sebagai makhluk yang mengakui eksistensi Tuhan dalam realitas kehidupan fana ini. Agama menjadi sumber ajaran moral bagi penganutnya.
Agama juga sebagai wadah yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan.

2

Perbedaan Agama dengan Iman?

Agama lebih condong kepada institusional/organisasi. sedangkan Iman lebih bersifat pribadi/individual sebagai tanggapan manusia atas wahyu Tuhan. Bagaimana cara manusia memberikan tanggapan / jawaban atas wahyu Tuhan itulah yang kemudian diatur, diarahkan dan dikembangkan di dalam Agama.
Agama dan iman mestinya berjalan seiring sejalan dalam kehidupan manusia baik sebagai makhluk pribadi maupun sosial.

3

Pengertian Iman?

secara etimologis dalam bahasa Arab, kata "iman" berarti Percaya, merasa aman. Didalam kata Iman terdapat pengertian mantap, teguh, kokoh, stabil dan tidak tergoncangkan. Dalam konteks keyakinan keagamaan, terminologi iman dipahami sebagai percaya di dalam batin/hati, pasti tentang sesuatu, pasti tentang Tuhan dan WahyuNya. Artinya seseorang yang Beriman tidak ragu tentang kebenaran Tuhan melalui wahyu suci di dalam keyakinan agama masing-masing. Sehingga iman adalah jawaban atau tanggapan manusia atas wahyu Tuhan.

4

5 karakter dasar yang terdapat di dalam Agama?

1. Memiliki kepercayaan Agama
Kepercayaan merupakan unsur dasar di dalam Agama. Kepercayaan artinya keyakinan atau iman yang kukuh dan tidak tergoncangkan pada Tuhan ataupun substansi yang disembah di dalam agama-agama.
2. Memiliki simbol Agama
Agama-agama biasanya memiliki simbol, tanda dan lambang tertentu di dalamnya. Simbol tersebut hanya dipahami dan dimengerti secara eksklusif oleh kelompok penganut agama bersangkutan. Simbol diklaim sebagai unsur bersifat suci, sakral, istimewa dan unik.
Beberapa contoh simbol dalam agama-agama misalnya dalam Islam terdapat simbol tertentu seperti Tasbih, dalam agama Katolik ada simbol rosario, dalam agama Kristen ada simbol Salib, dan juga dalam Agama Budha dan Hindu ada simbol patung-patung.
3. Memiliki praktik Agama
Para penganut agama biasanya menjalankan praktik keagamaan sebagai bagian integral dalam kehidupan religius mereka. Praktik keagamaan itu dilakukan sebagai ungkapan iman para pemeluk agama kepada Tuhan.
Praktik keagamaan yang dapat dilihat dalam kehidupan religius para penganut agama misalnya berdoa, sembahyang/sholat/yoga, berpantang makan daging hewan tertentu dan sebagainya.
4. Memiliki umat atau penganut Agama
Individu atau orang yang kemudian bergabung dalam kelompok jenis agama tertentu akhirnya membentuk apa yang disebut kelompok atau komunitas pemeluk agama. Umat merupakan kumpulan orang-orang yang memiliki iman, keyakinan dan kepercayaan yang sama akan Tuhan atau Allah.
5. Memiliki pengalaman keagamaan
Setiap penganut agama memiliki pengalaman-pengalaman keagamaan tertentu yang khas dan unik. pengalaman keagamaan itu dihayati secara bersama maupun pribadi.

5

Peran agama bagi manusia?

1. Membentuk pribadi yang Religius-Spiritual
Agama berurusan dengan kehidupan pribadi manusia dalam mengekspresikan iman kepada Tuhan. Oleh karena itu agama bertujuan untuk membentuk pribadi yang religius-spiritual. Agama memberikan sumbangsih berharga bagi dimensi manusia sebagai pribadi dan sosial agar manusia bertumbuh ideal dalam kesempurnaan dirinya sebagai makhluk rohani. Manusia tak layak hidup sebagai manusia jika mengabaikan nilai-nilai luhur religius di dalam agama seperti moralitas religius, cinta kasih, emapti, peduli, memaafkan, damai dengan sesama dll. manusia yang hidup tanpa dasar agama akan mudah terpenjara dalam pengaruh materialisme dan profanisme yang menyesatkan diri.

2. Membentuk Pribadi yang Bermoral
Setiap individu manusia berkembang dalam level perkembangan moral tertentu menurut tahap-tahap khusus. Kohlberg mengemukakan tiga level moral dan 6 tahap perkembangan moral yang dialami oleh setiap orang.
1. Level Moralitas Prakonvensional
a. Tahap 1: Hukuman dan orientasi ketaatan.
b. Tahap 2: Perubahan kepentingan diri.

2. Level Moralitas Konvensional
c. Tahap 3: Menjaga relasi interpersonal yang baik.
d. Tahap 4: menjaga sistem sosial termasuk relasi dengan otoritas sosial

3. Level Moralitas Postkonvensional
e. Tahap 5: Moralitas kontrak sosial dan hak-hak individu.
f. Tahap 6: Moralitas berdasarkan prinsip etika universal.

3. Membentuk Pribadi Arif dan Bijaksana
Pribadi yang arif artinya pribadi yang mampu menunjukkan perbuatan baik dalam kenyataan/tindakan sehari-hari misalnya menolong sesama yang membutuhkan bantuan dan lain sebagainya. Sedangkan pribadi yang bijaksanan adalah pribadi yang mengutamakan hati nurani dan pikiran benar yang terwujud dalam tindakan konkret yang tidak mendatangkan kerugian atau penderitaan-kemalangan bagi sesama.

6

Cara-cara mempelajari Agama?

1. Rajin Berdoa
2. Setia melakukan ritual peribadatan
3. Merenungkan Kitab Suci Agama
4. Mencontohi ajaran Para Nabi dan Orang Suci